THE RIGHT MAN


Author : desy nonadesiijo
Cast : TOP and SEUNGRI (BIGBANG)

“Apa yang telah terjadi semalam !” Bentak  Seungri padaku. Aku
memandangnya dengan penuh rasa heran serta tanda tanya. “Heii,kau Kim
Hajie !! dengar perkataanku tidak ?! Aku ini bertanya padamu!”

Aku hanya diam, aku tak berani memandangnya . Butiran-butiran air
telah siap di pelupuk mataku untuk ku jatuhkan dengan sekali kedipan
mata

“Kau sudah tau tentang kedekatanku dengannya ?” Ucapku lirih.

“Sekarang, siapa yang tidak serius dalam hubungan ini? Aku sungguh
tak habis pikir dengan semua yang telah kau lakukan!! Sekarang, aku
tak berniat untuk memecatmu hanya karena masalah pribadi seperti ini .
Haahh… namun sepertinya aku sedang butuh waktu untuk sendiri ” Ucap
Seungri pelan dengan kepala tertunduk.

Aku tahu dia pasti terluka dan kecewa, namun eksperesi kekecewaannya
tak ingin ia tunjukkan dihadapanku. Seketika itu Seungri bergegas
meninggalkan ruangan, kini ia meninggalkanku sendirian di ruangan ini.
Aku tak kuasa menahan langkahnya untuk pergi, seakan mengikuti
langkahnya akupun  berjalan keluar dari ruangan itu. Air mata sudah
tak terbendung lagi, kaki ini terus berjalan kearah taman kecil yang
tak berada jauh dari dorm BIGBANG. Aku berjalan kearah ayunan yang
terletak di taman tersebut, berusaha untuk tetap menenangkan
diri,dengan tetap menjaga emosi yang bergejolak didalam tubuh karena
aku masih terguncang, Sesampainya di taman kuletakkan tubuh ini diatas
ayunan. Namun sial, emosi masih tidak dapat kukendalikan Air mata
tetap saja mengalir dari pelupuk mata ini. Semakin lama,aku semakin
tak dapat mengontrol laju air mata yang mengalir semakin deras dari
pelupuk mata.

Sudah empat tahun aku bekerja sebagai make up artis, terkadang terasa
melelahkan menjalani pekerjaan ini, aku harus berlari kesana-kemari
mengikuti kemana saja sang artist pergi. Namun,dua tahun belakangan
ini rasa lelahku,semuanya melebur ketika aku memulai suatu hubungan
yang spesial dengan salah satu member BIGBANG yang paling muda atau
orang-orang lebih sering menyebutnya magnae.

Pria itu tak lain adalah Seungri BIGBANG, dia merupakan vocalist dalam
grup vokal BIGBANG.

Kami kebetulan lahir pada tahun yang sama, jadi antara aku dengan
Seungri kita berdua sepantara. Tak jarang pula, karena kita seumuran
rasa ego dalam diri masing-masing terkadang menjadi bumbu sehari-hari
dalam hubungan kita. Namun, tak selamanya keegoisan menjadi nomor satu
dalam diri kita masing-masing, buktinya dua tahun kita berdua bisa
mempertahankan hubungan ini, walaupun awal mulanya banyak yang bilang
bahwa aku dan dia tak akan berjalan awet.

Namun, kali ini benar-benar ujian terberat sepanjang perjalanan dua
tahun cinta kita berdua ini. Dikarenakan pertemuanku dengan seorang
pria yang sebenarnya sudah tak asing lagi bagiku ,yang secara tak
sengaja kutemui di Hongkong kira-kira sebulan yang lalu, kini
hubunganku dengan Seungri mulai menjadi tak karuan.

“ Percuma menyesal sekarang, nasi sudah menjadi bubur” gumamku.

Entah mengapa sore itu hawa di Korea terasa sangat dingin bagiku,
segera kutarik mantelku dan merapatkan sisi-sisinya satu sama lain.
Sesekali kuusap wajahku yang basah akibat airmata yang mengalir deras
dari pelupuk mataku.

“Ah, sebaiknya aku tenangkan diri ini dengan mendengarkan lagu”

Kuambil mp3 player yang ada disaku mantelku,secara bersamaan ada benda
mengkilap yang jatuh di samping kakiku. Patahan gelang ini kembali
mengingatkanku pada pria itu.

Sebulan yang lalu peristiwa ini berawal, pertemuan singkat antara aku
dengannya disebuah toko aksesoris, di Hongkong. Perjalananku ke
Hongkong kala itu bukan untuk bersenang-senang, melainkan menjalani
pekerjaanku sebagai make-up artis. Yap, Seungri saat itu sedang ada
kegiatan untuk mempromosikan album solonya, ia memintaku secara
pribadi untuk menemaninya, ketika itu tentu saja aku tak ingin menolak
permintaannya. Awalnya,semua berjalan dengan baik namun seketika itu
semuanya berubah ketika aku menjatuhkan gelang persembahan dari
sponsor. Gelang itu jatuh dan patah akibat keteledoranku.

“Haahh..aku harus menggantinya” ujarku sambil kupungut patahan gelang itu.

“Ada apa ?” Tanya Seungri yang tiba-tiba berada dibelakangku.

“Ah, ini…i..i..nnii..” Ujarku terbata-bata . Seungri mengerutkan
alisnya dan pandangannya mengarah pada pecahan yang sedang kugenggam.

“Aku mematahkan gelang ini,maaf..” kutundukkan badan ini dihahapannya,
sungguh hal seperti ini baru kualami untuk pertama kalinya. Mungkin
dia akan marah kepadaku,atau dia mungkin akan…. Belum selesai aku
berimajinasi memikirkan reaksi seperti apa yang akan Seungri tunjukkan
dihadapannku, ia telah mengucapkan sebuah perkataan yang sangat
mengejutkanku

“Sudah,tak apa-apa.. Aku nanti akan bicara dengan pihak sponsor.
Sudahlah,jangan khawatir”

Ia menyuruhku untuk datang kepelukkannya. Perlahan tapi pasti,akupun
mendekati tubuhnya. Ketika tubuhku ini sudah berada didekapannya,
secara lirih ia memintaku untuk memperlihatkan patahan gelang yang
masih tergenggam di tangganku. Kuserahkan patahan gelang tersebut
padanya, cukup lama ia mengamati patahan tersebut, kemudian ia
melepaskan pelukannya. Aku pun tersentak kaget.

“Apa rencanamu terhadap patahan ini?” Tanya Seungri tiba-tiba padaku.

“Sesuai konsekuensi yang berlaku, karena aku yang mematahkan gelang
ini maka aku harus menggantinya” Jawabku mantap.

Seungri pun tersenyum padaku.. “Baiklah, Dear..karena itu maumu aku
akan menurutinya . Jangan lama-lama mencari gelangnya, kalau kau masih
tak bisa menemukan penggantinya sampai acara nanti berakhir,  aku akan
membantumu untuk mencari gelang yang sama seperti itu. Kita berdua
akan mencarinya, Bagaimana ?”

“Tenang saja, sebelum kau tampil aku pasti sudah menemukan gelang yang
sama seperti gelang yang sudah aku patahkan ini”

“Oh..kau jadi menolak waktu untuk kita bisa berduaan yaa” tiba-tiba
saja Seungri mendekatiku, dan ia menjatuhkan jemarinya keperutku
dengan sukses ia berhasil menggelitikiku.

“Dear, berhenti..Aku geli..sudah hentikan” Pintaku “Malu,jika dilihat orang..”

Namun Seungri tetap saja terus menggelitikiku , “Aku sangat menyukai
ketika kau sedang tertawa,kau sungguh cantik. Aku tak salah telah
jatuh cinta kepadamu”

Tiba-tiba sebuah kecupan sayang mendarat dikeningku. Saat-saat seperti
inilah yang membuatku melayang. Dulu aku tak pernah menyangka bahwa
aku bisa berpacaran dengan salah satu member BIGBANG, sama sekali tak
pernah terbayangkan hal seperti saat ini terjadi. Dimana aku mendapat
kecupan lembut dikening dari seorang Lee Seung Hyun.

“Seungri..” Tiba-tiba terdengar suara dari depan pintu ruangan dimana
kami sedang berada. Kami berdua kaget dan menoleh bersamaan kearah
suara. Rupanya pengarah acara yang ingin memberitahukan bahwa sepuluh
menit lagi Seungri harus tampil ke panggung.

“Baiklah, sebaiknya aku harus bergegas ke toko aksesoris sekarang”

Seungri mengiyakan perkataanku.

Dengan tergesa-gesa aku berlari menuju kesebuah toko aksesoris,dan
untung saja  gelang yang kucari ada ditoko itu. Ketika gelang itu
berhasil kubeli,aku bergegas keluar dari toko,namun aku menabrak salah
satu pengunjung yang hendak masuk ke toko itu. Dan pria inilah, awal
sumber dari segala masalah yang mendera hubunganku dengan Seungri
baru-baru ini.

“Hajie ? Kaukah itu ?” Sapanya ramah,aku menghentikan langkah sejenak.

“Ne” Jawabku sambil merapikan rambutku yang berantakan, karena tubuhku
cukup terguncang keras ketika aku menabrak seorang pengunjung tadi.

“Apa kau baik-baik saja?”

“Ya, aku baik-baik saja” Jawabku, namun tiba-tiba.. Aku terkejut
melihat siapa pengunjung yang aku tabrak itu

“TOP , oppa!! Choi Seung Hyun kau kah itu?” Kulepaskan topi yang
sedang ia kenakan, agar aku bisa memastikan apakah dugaanku ini benar
atau salah . Dan dugaanku sama sekali tak meleset, dia benar-benat TOP
oppa yang kukenal ..

“Hahahahahaha..”

“Kenapa kau tertawa?” Tanyanya padaku.

“Tidak..tidak apa-apa..Hahaha..Hei,hei kenapa oppa ada disini? Aku tak
tahu kalau oppa ada jadwal di Hongkong juga”

“Aku memang sedang tidak ada jadwal di Hongkong, aku hanya sedang
jalan-jalan saja. Aku kemari untuk menemui temanku..Dan kau? Bukannya
kau seharusnya menemani Seungri, tapi kenapa malah berada ditoko
aksesoris seperti ini?”

“Ceritanya panjang, oppa,,mianhae, aku harus segera pergi. Nanti aku
akan menceritakan semuanya padamu” ujarku tergesa-gesa

“Jadi oppa, aku sekarang harus….” Ucapanku tertunda beberapa
saat,karena ponselku berbunyi, dan rupanya ada sebuah miscall.

“Aku yang menelponmu,Hajie. Itu nomor ponselku yang baru. Telfonlah
aku nanti dan ceritakan apa yang terjadi setelah kau selesai bekerja.
Kau telah berjanji untuk menceritakan semuanya bukan ?”

Aku kaget mendengarnya, namun aku harus bergegas pergi. Setelah
berpamitan padanya, aku bergegas untuk kembali ke tempat acara. Disaat
aku tengah ingin menyimpan nomor barunya TOP oppa, lagi-lagi ponselku
bergetar . “Haduhh siapa lagi ini?” Erangku panik.Namun emosi ini
berubah ketika kulihat nama si penelpon yang terlihat di layar
ponselku My Dear ^^

“Yeoboseyo?” ucapku.

“Heiii,lamaaa sekali kau ? Apa perlu aku menjemputmu !!” Ucap Seungri
dengan nada kesal.

“Mianhae.. tidak usah, aku akan segera kesana,dear . Tunggu ya?”
jawabku . Kemudian kututup ponsel dan menyegerakan diri menuju tempat
acara .

**

S

uatu pagi ketika aku sedang menyiapkan peralatan make-up,seorang pria
terlihat menghampiriku. Ia duduk dikursi yang letaknya tak jauh dari
tempatku berada.

“Semalam, kau tak meneleponku?” ternyata pria itu adalah TOP, ia
menyandarkan tangannya diatas meja dan matanya memandang kearahku. Aku
merasa malu ketika ia memandangiku, namun matanya tetap tertuju
kepadaku.

“Berhenti memandangiku seperti itu” Aku mulai merasa risih karena ia
terus memandangiku.

“Hahahaha..baiklah. Akan kututup mata ini” Kemudian kedua tangannya ia
letakkan di kedua matanya,ia benar-benar bermaksud untuk menutup
matanya.

“Hahaha…benar-benar konyol” gumamku

“Maaf aku semalam tak bias menelponmu,karena…”

Belum selesai aku menjelaskan pada TOP, tiba-tiba pandanganku
teralihkan oleh kehadiran Seungri secara tiba-tiba diruangan ini. Dari
kejauhan kumelihat ia melepaskan kacamata yang ia kenakan dan berjalan
menuju kearahku. Setelah jarak antara aku dan dia semakin dekat,
melebihi jarak keberadaanku dengan Top, Seungri kemudian mencuim
kening ini dengan lembut.Aku membalas dengan senyuman.

Kulirik Top untuk sesaat, namun ekspresi muka nya begitu datar. Tak
menunjukkan gelagat apapun.

Yaa..semua member BIGBANG sudah mengetahui hubunganku dengan magnae BIGBANG ini.

“Oh,,hyung ternyata ada disini juga?” tanya Seungri santai pada Top,
kemudian ia jatuhkan badannya disebelahku.

“Ne, aku hanya mampir sebentar.. Ada yang salah?”

“Tidak..tidak ada yang salah” Jawab Seungri masih dengan aura santai,
“Oiya,hyung.. didepan hyung GD mencarimu..Lekaslah temui dia” lanjut
Seungri .

Aku menatap Seungri dengan pandangan curiga.

“Sungguh?” “Baiklah..” Top segera beranjak dari tempat duduk . Sebelum
dia pergi untuk menemui GD , Top sempat menatapku . Tatapannya kala
itu sempat menjadi pikiran sesaat dikepalaku ini.

Kini hanya tinggal kami berdua diruangan itu, suasana hening terasa
beberapa detik kemudian Seungri membuka mulutnya terlebih dahulu..

“Ayo kita pergi,aku ingin mengajakmu kesuatu tempat” Ajak Seungri
sambil tersenyum padaku.

“Kemana?” Tanyaku.

“Sudah, ikut saja. Mana tanganmu?”

“Tangan?” Tanyaku heran,tapi akhirnya kuserahkan saja tangan ini
padanya. Ia meraih tangan ini,dan  segera bergegas menggandengku
menuju keluar. Genggaman tangannya begitu erat sehingga aku dapat
merasakan kehangatan ^^.

**

A

khirnya kami tiba di mobil hitam miliknya .Ketika aku tengah memasang
seatbelt ke tubuhku ,tiba-tiba saja Seungri melontarkan sebuah
pertanyaan padaku.

“Tak ada hubungan apa-apa kan antara kau dengan hyung Top? Dia juga
tahu kan kalau kita ini sudah menjadi sepasang kekasih” Aura Seungri
langsung berubah seketika itu.

Ia terlihat begitu khawatir dengan kehadiran Top oppa, secara perlahan
didalam hubungan kita . Aku tahu itu,karena terlihat jelas dari mimik
wajahnya .

“Tidak terjadi apa-apa diantara kita berdua” Jawabku mantap .
Kupegangi wajahnya, kemudian kutatap matanya dan berucap “Percayalah
padaku”

Seketika itu juga aku bisa merasakan rasa khawatir yang menggelayuti
Seungri kala itu yang perlahan mulai sirna.

Namun,tiba-tiba wajahnya menjadi merah karena malu ^^

“Hei.. Siapa yang menyuruhmu untuk memegangi wajahku?” Seungri terlihat malu .

Akupun hanya bisa tertawa melihat ekpresinya ketika sedang malu.

“Kau tahu,dear..kau juga terlihat tampan ketika sedang malu seperti
sekarang ini”

Wajah Seungri terlihat semakin memerah, yaa tapi perkataanku tadi
benar-benar tulus kuucapkan untuknnya. Seungri pun membalas secara
tiba-tiba ia memelukku dengan begitu eratnya sampai aku tak bisa
bernafas.

” Kim Hajie…maafkan aku karena telah bertanya seperti itu padamu,aku
hanya ingin kau tetap disini bersamaku aku tak ingin kau
meninggalkanku, Saranghae” Ucapnya lembut dihadapanku

**

Sesampainya ditempat tujuan, kami berdua turun dari mobil . Tiba-tiba
Seungri membukakan pintu mobil untukku. Setelah aku keluar dari mobil
lagi-lagi dia membuat ulah, kini bibirku yang dijadikan sasarannya .
Setelah menciumku dia berkata

“Naegae itdamyeon”

Kemudian ia menggandeng tanganku untuk masuk kesebuah restoran .
Tubuhku terlihat lebih kecil, lebih pendek jika aku sedang berjalan
sejajar dengan Seungri . Ketika memasuki restoran tersebut semua mata
pengunjung tertuju pada kami berdua . Namun dengan santai Seungri
tetap menggandeng tangan ini . “Mungkin ia merasa,tapi ia bersikap
masa bodoh terhadap pandangan orang-orang . Toh,publik juga sudah tahu
akan hubungan kami ini” begitu batinku.

Kami menuju ke ruangan khusus yang nampaknya sudah dipesan beberapa
waktu yang lalu, pelayan restoran membukakan pintu masuk . Aku dan
Seungri menundukkan badan bersama, tanda terima kasih karena pelayan
sudah membukakan pintu untuk kami . Didalam ruangan tersebut, aku
dapat melihat mr.Teddy serta para member  BIGBANG lainnya yaitu
G-dragon, Taeyang, Daesung dan tak ketinggalan ada TOP disana..

“Hei, akhirnya kalian datang juga . Ayo segera duduk disini dan segera
kita bahas rapatnya ?” Seru Taeyang

“Rapat?? “ aku mulai heran, kulirik Seungri yang ada disebelahku

Sejenak, kumelihat Seungri menghela nafas kemudian ia menuju kearah
G-dragon dan duduk disebelahnya . Aku juga segera menyusul langkah
Seungri, namun tetap saja rasa heran masih terus menggelayuti diri ini
.

“Begini, Hajie” suara mr.Teddy mengawali pembicaraan siang itu .
“BIGBANG berencana akan membuat music video baru, dan sebelum Noona
Hajie tiba anak-anak BIGBANG mengusulkan kaulah yang akan menjadi
bintang  wanita di video tersebut.”

Plaaakkkk! Aku seperti dapat tamparan . Aku sangat terkejut, kulirik
semua member BIGBANG mereka hanya tersenyum kepadaku . oh,God!

“Apa bagusnya diriku ini? Kenapa mereka mengusulkanku? Heii.. Aku ini
kan hanya seorang make up artist, aku hanya orang yang bekerja
dibelakang layar . Dan sekarang aku harus dihadapkan dengan pilihan
yang begitu tiba-tiba seperti ini? Oh , God!”  Aku sama sekali masih
tak habis pikir.

“Sekarang kami minta pendapatmu, Hajie. Apa kau setuju dengan usulan
kami?” Tanya Mr.Teddy kepadaku

Aku menundukkan kepalaku, aku tak sanggup berpikir untuk saat ini.
Lama aku terdiam,tiba-tiba suara TOP oppa mengejutkanku . Ia meneriaki
namaku dari kejauhan , karena jarak duduk antara dengan TOP oppa
memang cukup jauh, “Kim Hajieeeee..”

“Tapi….”

“Tapi apa?” tanya mereka semua serempak terhadapku. Lagi-lagi aku
terdiam dan akhirnya kuambil keputusan

“Ya,baiklah aku setuju untuk menjadi model video klip terbaru BIGBANG kali ini”

Hahhh…sepertinya beban yang menggelayuti diri ini tiba-tiba mulai
berkurang . Semua member, dan para kru yang lain terlihat gembira
mendengar keputusanku . Apalagi Seungri,ia tersenyum kearahku dan
merangkul pundakku .Terkadang aku berfikir,sungguhan kah kisah cintaku
ini dengannya ? Karena Seungri begitu sempurna dimataku .

**

Setelah rapat selesai dilaksanakan, Seungri menyuruhku untuk
menunggunya di mobil karena ia masih ada urusan yang harus dibicarakan
dengan Mr.Teddy . Ia segera menyusul Mr.Teddy yang sedang berjalan
keluar. Kurapikan pakaianku terlebih dahulu, dan kuambil tas yang
sejak tadi kugeletakkan dikursi.

“Hyung..Ayo ! Aku tinggal keluar dulu ya..” Suara Daesung
menyadarkanku seketika itu

“Hajie..”

“Ah..” Aku terkejut karena ada yang memukul pundakku dari belakang

“Aku duluan ya.. Sampai bertemu nanti” Ucap Daesung sambil tersenyum
meninggalkanku

“Iya..hati-hati” jawabku lirih, entah ia bisa mendengar suaraku atau tidak

Tadi, sebelumnya Daesung berbicara dengan…kalau begitu,berarti….

Kutolehkan kepalaku kebelakang, benar kini hanya tinggal aku dan Top
diruangan ini.

“Mau pulang?” Ajaknya

“Ya” jawabku tanpa ada rasa curiga . Setelah Top menutup pintu
ruangan, ia bergegas menyusulku yang menunggunya. Ia mengantarkanku
menuju mobil Seungri, kebetulan mobilnya juga parkir disebelah mobil
Seungri.

Ditengah jalan, tiba-tiba Top mengatakan sesuatu yang mengejutkanku kepadaku

“Hajie.. Apa kau bisa menemuiku jam delapan nanti di Seoul Tower? Aku
ingin menceritakan sesuatu padamu. Jam Delapan, aku menunggumu
disana.”

“Hmmm… jam delapan ya?? Baiklah, oppa” jawabku dan lagi-lagi aku masih
tak memiliki rasa curiga apa-apa terhadap Top Oppa

**

Sepulang dari acara tadi,aku langsung bergegas menuju apartement, aku
bergegas membersihkan badan  dan segera berganti pakaian . Kuambil
jaket yang berada di almari,karena cuaca Seoul dimalam hari cukup
dingin . Kupandangi kaca rias sekali lagi,kurapikan dandananku lagi
kali ini. “Ah,sudah cukup rapi dan cantik diriku malam ini” gumamku

Akupun bergegas pergi keluar dan segera menuju Seoul Tower, ditengah
perjalanan aku setengah berlari dan tiba-tiba aku teringakat ponselku
. Kugeledah tas,namun nihil hasilnya. Ponselku  tak berada didalam
tas, lantas berada dimana?

“Oiya,aku ingat ! Ponselku tertinggal diatas tempat tidur” haahhh…
tapi yasudahlah, kubiarkan saja ponselku tertinggal malam ini,entah
kenapa malam ini aku sedang tak begitu menginginkan untuk membawa
ponsel.

Ketika ponselku tertinggal itulah, Seungri mengetahui apa yang
kulakukan malam ini.

Rupanya ia mengunjungi apartementku, awalnya ia berniat untuk
mengajakku makan malam, namun karena ia tak berhasil menemuiku, ia
mencoba menelponku. Diruangan yang sama Seungri mendengar suara ponsel
bergetar, matanya mencari-cari kearah sumber suara . Dan akhirnya ia
mendapati bahwa aku tak membawa ponsel malam ini. Ketika ponselku
masih ada digenggamannya, ada sebuah panggilan masuk untukku, sesaat
Seungri memandangi nama yang tertera dilayar ponsel “Tabi T.O.P”

Rasa khawatir  sudah mulai menghantui Seungri, ia terima panggilan
masuk dari Top, dan belum sempat ia bicara, suara dari seberang sana
sudah membuatnya berdiri mematung

“Hajie,kau dimana sekarang? Aku hampir beku disini hanya karena menunggumu”

Kini rasa percayanya terhadapku sudah runtuh. Seungri segera bergegas
keluar menuju mobil, namun sebelum itu ia menelepon Hyung G-Dragon
terlebih dahulu.

“Ayoo! Cepat angkat telfonnya” Seungri sudah nampak kesal

“Yeoboseyo?”

“Hyung,hyung tahu dimana hyung Top pergi malam ini?”

“Apa maksudmu ? Hei nada bicaramu ? “

“Aku sedang terburu-buru..Aku sudah mencium gelagat aneh antara Hyung
Top dengan Hajie, malam ini mereka berdua bertemu tanpa sepengetahuaku
. Aku akan menemui mereka, jadi tolong beritahu aku kemana hyung Top
pergi ?”

“Aku tak tahu ia pergi kemana malam ini.. Ah,begini saja. Aku akan
menyuruhnya pulang dan kau segeralah menuju kemari . Selesaikan
masalah ini di dorm baik-baik jangan ditempat umum. Mengerti!”

“Tapi,hyung..” Bantah Seungri

“Sudah, turuti saja perintahku” Dengan terpaksa Seungri menuruti
perintah G-Dragon

“Akan kuhabisi kau hyung,sesampaimu di dorm” Geram Seungri, yang
segera bergegas menuju dorm.

**

Setibanya aku di Seoul Tower, aku mengamati beberapa pengunjung.
Kucari dimana Top Oppa menungguku. Dan, Aha! Aku menemukannya..! malam
ini dengan jas dan celana berwarna hitam serta baju dalam berwarna
merah yang dapat kukenali. Aku bergegas menghampirinya,dia tersenyum
melihat kehadiranku. Setelah aku mengatur nafas sejenak,karena untuk
menuju kemari aku sempat  sedikit berlari .

Ia menyodorkan kopi hangat padaku. Dan ia menyuruhku untuk duduk disebelahnya.

“Tumben,oppa tak menutupi wajah” Tanyaku mengawali pembicaraan sambil
kuseduh kopi hangat pemberian Top .

“Enakknya dimulai darimana ya?” Rupanya ia tak menjawab pertanyaan
yang aku berikan kepadanya

“Dimulai apanya?” Tanyaku heran.

“Begini..” Ia membalikkan badannya kearahku.

“Tadi sore kan aku bilang kepadamu, kalau aku ingin cerita..namun aku
malu..” Ia mendekatkan wajahnya kewajahku, lalu ia meneruskan kembali
pembicaraanya

“Lebih baik,aku cerita lewat lagu saja ya? Kau mau mendengarnya kan, Hajie?

“Menyanyi? Gaya rapp?”

“Tidak..” Ia menggeleng “Aku belum pernah melakukan ini, tapi malam
ini aku akan melakukannya didepanmu, aku akan menyanyi namun bukan
dengan gaya rapperku. Dengarkan baik-baik”

Akupun mengangguk.

“I wanna say this, but you don’t seems understand. I wonder within
this repetition…

I found one answer, that even I’m scrared.. even I’m hurt..

I can say I say I love you to the person who  love…Do you love me or
not ? Just answer this and it will be cleared..”

Aku tersentak kaget, namun ia masih melanjutkan tuk bernyanyi.. Suara
beratnya begitu terdengar jelas sehingga mulai banyak orang yang mulai
melihat kami berdua. Namun Top seolah tak perduli, ia tetap
melanjutkan bernyanyi.

“Sometimes, I don’t think that love can save everything..

But when I see your face,baby.. There is something about your
smile,that somehow healed my heart..

“Oppa..sudah berhenti..” Bisikku padanya “Kini orang-orang mulai
memperhatikan kita”

“Tapi..aku menunggu jawabanmu..”

“Oppa…” belum selesai aku bicara, secara tiba-tiba anemia ku kambuh
malam itu..Aku tak kuasa menahan rasa pusing. Entah mengapa semuanya
berbah menjadi gelap. Aku tak dapat merasakan apa-apa lagi malam itu.

**

Paginya aku sudah mendapati diriku berada diatas tempat tidur .
Kuusap-usap wajah ini, dan terlintas tentang kejadian semalam . Belum
selesai aku berfikir, aku melihat segelas air mineral diletakkan
dimeja samping tempat tidurku . Kuteguk air tersebut, dan setelah itu
aku menuju ke kamar mandi untuk membasuh mukaku, kupandangi wajahku
pada cermin “Haahh..wajahku kenapa seperti ini? Yah,mandi sajalah
sekalian”

Setelah selesai mandi,aku menuju keluar. Di situ aku hanya melihat
Seungri tengah asik didepan layar laptopnya, kudekati dia namun ia tak
melihat kearahku  sama sekali. Apa yang terjadi? Beberapa menit
lamanya aku terdiam menunggu disebelahnya .

“Apa yang telah terjadi semalam !” Ia mebalikkan badannya dan mulai membentakku.

Aku memandanginya dengan penuh rasa heran serta tanda tanya.
“Heii,kau Kim Hajie, dengar perkataanku tidak ?! Aku ini bertanya
padamu!”

Aku hanya diam, aku tak berani memandangnya . Butiran-butiran air
telah siap di pelupuk mataku untuk ku jatuhkan dengan sekali kedipan
mata

“Kau sudah tau tentang kedekatanku dengannya ?” Ucapku lirih.

“Sekarang, siapa yang tidak serius dalam hubungan ini? Aku sungguh
tak habis pikir dengan semua yang telah kau lakukan!! Sekarang, aku
tak berniat untuk memecatmu hanya karena masalah pribadi seperti ini .
Haahh… namun sepertinya aku sedang butuh waktu untuk sendiri ” Ucap
Seungri pelan dengan kepala tertunduk.

Aku tahu dia pasti terluka dan kecewa, namun eksperesi kekecewaannya
tak ingin ia tunjukkan dihadapanku. Seketika itu Seungri bergegas
meninggalkan ruangan, kini ia meninggalkanku sendirian di ruangan ini.
Aku tak kuasa menahan langkahnya untuk pergi, seakan mengikuti
langkahnya akupun  berjalan keluar dari ruangan itu. Air mata sudah
tak terbendung lagi, kaki ini terus berjalan kearah taman kecil yang
tak berada jauh dari dorm BIGBANG. Aku berjalan kearah ayunan yang
terletak di taman tersebut, berusaha untuk tetap menenangkan
diri,dengan tetap menjaga emosi yang bergejolak didalam tubuh karena
aku masih terguncang, Sesampainya di taman kuletakkan tubuh ini diatas
ayunan. Namun sial, emosi masih tidak dapat kukendalikan Air mata
tetap saja mengalir dari pelupuk mata ini. Semakin lama,aku semakin
tak dapat mengontrol laju air mata yang mengalir semakin deras dari
pelupuk mata.

Kutenangkan diri ini dengan memutar mp3 player dan sambil masih
kupandangi patahan gelang ini.

Samar-samar aku mendengar suara seseorang memanggilku. Kulepas
earphone yang sedang terpasang  ditelingaku beberapa menit yang lalu.

“Hajiee….kaukah itu?” Rupanya suara tersebut berasal dari Oppa Taeyang
yang bergegas menghampiriku

“Kau kenapa disini sendirian?”

Aku hanya menggeleng

“Ayo..kubantu menenangkan dirimu”

“Tidak oppa, terima kasih..disini saja sudah cukup” kataku pelan

“Baiklah..” Taeyang meraih sebuah ayunan yang berada disebelahku.
Kemudian ia mulai mengayun-ayunkan ayunan tesebut..

“Semalam terjadi pertengkaran hebat..” Taeyang menatap kearahku

“Pertengkaran?” Ulangku

“Ya..benar.. Antara Seungri dengan hyung Top”

Mendengar ucapan Taeyang,sontak akupun terkejut.

“Apa yang telah Hyung Top lakukan kepadamu? Semalam, Seungri
benar-benar kesal pada hyung.. Aku yang bertugas memegangi badannya
pun sampai tak kuasa menahan hawa berotaknya. Semalam ribuan cacian
Seungri lontarkan didepan hyung..namun Hyung diam saja dan tak
mengatakan apapun..Apa yang sebenarnya terjadi di Seoul Tower
semalam?”

“Oppa..dia..dia..” Jawabku tertunduk

“Dia menyatakan cintanya padaku..” lanjutku

“Ya…sudah kuduga” Ia menghela nafas sesaat dan mulai memberhentikan laju ayunan

“Sebenarnya ia tahu, dari awal hal seperti ini akan sia-sia..Namun,dia
ingin setidaknya kau tahu perasaanya terhadapmu.. Aku juga sama
sepertinya, namun sampai sekarang aku tak pernah berani
mengutarakannya..Karena kau sudah menjadi milik adikku. Disatu sisi,
aku bisa memahami bagaimana perasaan Seungri, namun disatu sisi pula
aku juga bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi Top.. Entah,
bagaimana dengan G-Dragon dan Daesung..Apakah dia juga mempunyai
perasaan yang sama padamu atau tidak”

“Oppa..jadi kau juga?” Aku semakin tak habis pikir.. “Oppa, apa menariknya aku?”

“Apa menariknya kau? Temukan disini” Ia meletakkan tanganku didadaku

“Rasakan..” “Kau pasti nanti akan tahu dengan sendirinya”

“Kau berlian dalam kubangan lumpur.” Taeyang mengatakan itu sambil tersenyum

“Lantas apa yang harus aku lakukan sekarang? Seungri benar-benar
marah padaku, ia benar-benar salah paham” Tanyaku pada taeyang

“Hajie..Seungri tak benar-benar marah padamu. Ia marah terhadap
dirinya sendiri.. Kau tahu? , ia begitu panik melihatmu pingsan .
Matanya memerah malam itu,ketika ia melihat sosokmu yang tergeletak
tak berdaya digendong oleh hyung TOP,hampir menangis tapi ia tahan. Ia
menjagamu semalaman, ketika aku ingin melihat keadaanmu aku
mendapatinya menangis . Ia tak henti-hentinya mencaci dirinya sendiri.
Kini tentukan pilihan.. kau menerima pernyataan cintanya hyung Top
atau mempertahankan kisah cintamu dengan Seungri?”

Lama setelah Taeyang Oppa mengatakan hal tersebut, kami berdua saling
diam satu sama lain..

“kini, aku sudah tahu pilihanku.” Dengan mantap kuutarakan perasaan
ini pada Taeyang, ia tersenyum sampai kulihat matanya begitu sipit
ketika sedang tersenyum

“Ne,aku tak bisa hidup tanpa Seungri” ujarku mantap sekali lagi.

“Jangan katakan ini padaku,katakan langsung didepan orang yang
bersangkutan” perintah Taeyang

“Oke kalau begitu, mari kita pulang, Hajie. Janji? Sesampainya di dorm
kau harus mengutarakan semua ungkapan perasaanmu pada adikku,
mengerti?” ujar Taeyang padaku dan aku mengangguk bersemangat.

“Eh, tapi Oppa.. sebelumnya aku akan pergi ketoko eskrim terlebih
dahulu . Aku harus menyelesaikan urusanku dengan TOP Oppa..mau
mengantarku?”

“Tidak, akh..Hahaha.. Carilah eskrim dengan rasa coklat, saat ini ia
sedang menyukai eskrim dengan rasa coklat dan setelah itu segera
temuilah dia. Oke !”

“Baiklah, Oppa” Kini aku berlari meninggalkan taman dan juga
meninggalkan Taeyang Oppa yang berdiri dikejauhan sambil memandangiku
. Walaupun cuaca di Korea sore ini terasa dingin, tapi kuharap es krim
coklatku nanti mampu menjadikan suasana hangat diantara kita.

**

“Oppa…” Panggilku dari depan ruangan, aku menggenggam dua eskrim
coklat yang akhirnya berhasil aku dapatkan. TOP Oppa saat itu tengah
asyik membaca sebuah buku yang terlihat tebal bagiku, begitu tahu
kedatanganku ia melepaskan kacamata membacanya . Ia tersenyum
menyambutku dan menyuruhku masuk, senyumnya semakin terlihat jelas
ketika ia melihat bungkusan eskrim yang berada digenggamanku.
Sadar,bahwa dia memperhatikannya . Aku memberikan satu bungkus eskrim
yang kubawa untukknya, Ia langsung membuka bungkusan itu dan
memakannya . Aku tersenyum dan mengikutinya membuka bungkusan eskrim
yang tersisa untukku.

“Oppa..Maafkan aku..Aku tidak bisa mengatakan iya untuk pernyataan
cintamu..Ini begitu mendadak bagiku..Aku benar-benar minta maaf, aku…”

Tiba-tiba ia menyuruh bibir ini untuk mengucapkan kata-kata, ia
kembali menghisap eskrim dan setelah itu ia mulai mengucapkan
kata-kata

“Aku sudah tahu,bakal seperti ini jawabanmu..Sebenarnya ini terlihat
mustahil,bahkan bagiku..Tapi hal seperti inilah yang
kuinginkan,setidaknya aku ingin kau mengetahui bagaimana perasaanku
ini kepadamu..Ketika hari telah berakhir sekalipun, hal ini masih
terus berjalan dimimpiku.. Kau adalah mimpiku yang begitu
berharga..Jangan pernah bangunkan aku dari mimpi ini.. Berikan
senyumanmu dalam mimpiku,meskipun senyum itu tak kau tujukan kepadaku”

Ia mengelus rambutku dengan lembut setelah mengucapkan kalimat itu kepadaku.

“Aku mencontoh kalimatnya dari buku ini” Ia memperlihat kepadaku buku
yang sedang ia baca tadi sambil tersenyum, padahal jelas-jelas aku
dapat melihat cover buku tersebut bertuliskan “The Zodiac Killer”

**

Setelah terselesaikannya permasalahanku dengan TOP Oppa, aku kemudian
mencari Seungri, kutemui  dia yang sedang meneguk segelas air dengan
posisi berdiri . Kurangkul dia dari belakang , “Mianhae

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s