Happy Valentine


Author: @TsabitaKamilaa 
| Kategori: Romance, Sad |
Cast: Cho Kyuhyun, Park Hye Rim, Kim Gyu Na.
 
 
[Author POV] Kamu tidak akan pernah lupa kejadian kurang lebih 3 tahun lalu. Dimana seorang namja yang sangat kamu sukai menyatakan perasaannya kepadamu di depan semua teman-temanmu.
-flashback- 
            Saat istirahat, kamusedang asyik mengobrol dengan temanmu. Tetapi tiba-tiba Kyuhyun menarik tanganmu dan mengajakmu ke taman. Jantungmu berdetak sangat keras. Karena sudah lama kamu mengagumi ketampanan Kyuhyun. Dia memang popular di sekolah ini, dan tentu saja kamu sangat terkejut saat Kyuhyun menraik tanganmu. Setibanya di taman, Kyuhyun langsung menciummu. “Hey, apa-apaan kau?! Semua orang melihatnya!” katamu dengan wajah memerah. “Biar saja. Biar mereka tahu bahwa aku mencintaimu!” kata Kyuhyun ringan. Jantungmu berdetak kencang sekali. “Hey, kalian semua lihat yang tadi kan?! Mulai sekarang, seorang Park Hye Rim adalah milikku.” Teriak Kyuhyun lantang. Kamu langsung memukul tangannya. Sebenarnya ini agak memalukan bagimu, tetapi kamu cukup senang. Akhirnya sejak saat itu, kamu dan Kyuhyun resmi menjadi sepasang kekasih
-end of flashback-
            [Hye Rim POV] Hari ini, tanggal 10 Februari. Aku sedang duduk di sebuah taman menunggu seseorang. Dia adalah Cho Kyuhyun, namjachingu-ku yang sangat aku cintai. Sudah 2 tahun lebih aku menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih bersama Kyuhyun. Tanggal 14 Februari nanti, bertepatan dengan hari Valentine aku dan Kyuhyun anniversary yang ke-3 tahun. Senangnya diriku.
            Aku sudah menunggu sekitar setengah jam. Tapi Kyuhyun juga tak kunjung datang. Akhirnya aku berniat untuk menelfonnya. Saat aku sedang mencari nomornya di daftar kontakku, ada seseorang yang menepuk pundakku. Aku sangat terkejut. Saat aku melihat ke belakang ternyata dia adalah seseorang yang sangat aku cintai. “Annyeong Chagi~” kata Kyuhyun sambil duduk disampingku. “Ah Oppa, kau mengagetkanku saja!” “Habis kulihat kau melamun saja! Haha” “Habis kau lama sekali. Aku sudah setengah jam menunggumu tahu! Baru saja aku mau menelfonmu, kau sudah tiba dan mengagetkanku!” “Yasudah, aku minta maaf. Tapi aku suka melihatmu marah. Karena ekspresimu terlihat lucu, seperti ini!” kata Kyuhyun sambil menirukan ekspresimu saat marah. Tapi itu justru terlihat sangat aneh. “Hey, hentikan itu!” katamu dan duduk menjauh dari samping Kyuhyun. “Ayolah jangan marah~ bagaimana kalau kita membicarakan tentang hadiah?” kata Kyuhyun sambil menunjukkan senyum menggoda. Akhirnya aku dan Kyuhyun pun sepakat dengan hadiah kita masing-masing. Kyuhyun meminta sepasang sepatu, sedangkan aku meminta sebuah cincin. Mungkin ini namanya bukan hadiah, karena kita sudah tahu apa yang akan kita dapat. Tapi biarlah! Haha
            Hari ini aku akan pergi ke Amerika. Disana aku akan membeli sepatu untuk Kyuhyun. Sepatu itu aku beli khusus demi namjachingu-ku tercinta. Aku di Amerika hanya 1 malam. Setelah itu aku pulang. Aku tidak sabar melihat cincin yang akan diberikan Kyuhyun kepadaku.
            Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Saat baru bangun tidur, aku sudah mendapat 10 missed call dari Kyuhyun. Membuatku semakin tidak sabar. Setelah siap aku pun segera membawa sepatu untuk Kyuhyun yang aku beli khusus di Amerika. Dan tentu saja sudah dibungkus dengan rapih dan aku beri pita. Kuharap, Kyuhyun menyukai sepatu pemberianku ini.
            Aku menunggu Kyuhyun di taman sambil mendengarkan music. Seperti pertemuan sebelumnya, aku harus menunggu selama setengah jam dan Kyuhyun tiba di hadapanku. Benar saja, sudah setengah jam aku menunggu dan Kyuhyun pun tiba. “Happy Valentine Chagi~!” kata Kyuhyun sambil mengecup keningku. “You too Chagi~ jeongmal saranghae” kataku sambil memegang tangannya. “Ne, nado jeongmal saranghae” balas Kyuhyun. “Kau sudah siap dengan hadiah?” lanjut Kyuhyun. “Tentu saja aku siap! Ini hadiah untukmu! Aku membelinya khusus dari Amerika. Aku harap kamu suka^^” ucapku sambil memberikan hadiah yang sudah kupersiapkan dengan sangat baik. Dia membukanya. Wajahnya terlihat senang. Ia pun segera mencobanya. “Apa kau suka?” tanyaku memastikan. “Tentu saja aku suka! Oh ya, aku lupa memberikanmu hadiah! Ini untukmu! Hadiahku ini lebih spesial dari milikmu! Haha…” kata Kyuhyun sambil tertawa. “Apa ini? Mengapa besar sekali? Apakah ada cincin sebesar ini?” tanyaku dengan wajah sedih. “Tentu saja besar. Karena hadiah ini sangat istimewa. Kau buka saja!” kata Kyuhyun sambil membuang pandangannya. Mungkin dia malu. Terlihat sekali wajahnya yang memerah seperti kepiting rebus. Saat kubuka, ternyata isinya sebuah Teddy Bear besar berwarna pink. Ini tidak sesuai dengan permintaanku. Aku sangat sedih. Air mataku hamper terjatuh. Aku sudah membelikannya sepatu khusus dari Amerika. Lebih dari permintaannya. Tapi kenapa dia tidak memberikan hadiah yang sesuai dengan permintaanku?! Apakah membeli sebuah cincin saja sangat sulit? Tidak mungkin! Bahkan cincin berhiaskan permata pun mampu ia beli. “Ini… Kau…” ucapku sambil menangis. Kyuhyun langsung melihat ke arahku dan berkata, “Hmm, kenapa? Apa kau suka? Kenapa kau menangis? Apa kau terharu?” kata Kyuhyun sambil mengusap air mataku dengan ibu jarinya. Aku berusaha menyingkirkan tangannya. Wajahnya terlihat sedikit bingung. “Kamu gak pernah mengerti perasaanku. Kamu gak bisa buat aku bahagia. Kamu gak bisa kasih aku hadiah seperti permintaanku!!!” kataku dan langsung berlari membawa boneka besar yang diberikan Kyuhyun. Kyuhyun berteriak memanggil-manggil namaku. Tapi aku tidak memperdulikannya. Aku benci padanya. Aku terus menangis dan berlari tanpa arah. Biar saja kaki ini membawaku pergi kemana saja asal aku bisa jauh dari seorang CHO KYUHYUN. Sampai akhirnya aku tiba di pinggir jalan raya yang tidak terlalu ramai hari itu. aku melempar boneka yang diberikan Kyuhyun jauh-jauh. Aku merasa sangat lelah, aku pun mencari tempat duduk. Hari ini seharusnya menjadi hari yang sangat bahagia. Tetapi justru berubah menjadi hari yang sangat sial.
[Kyuhyun POV] Aku mencoba mengejarnya dan memanggilnya. Tapi dia tidak menghiraukanku. Dia terus saja berlari. Sebenarnya apa yang terjadi?! Dia bilang aku gak bisa mengerti perasaannya, gak bisa membuatnya bahagia, dan gak bisa memberinya hadiah seperti yang dia minta? Aku selalu mencoba mengerti perasaannya. Aku selalu mencoba untuk membuatnya bahagia. Aku juga sudah memberikan hadiah seperti permintaannya. Bahkan lebih dari permintaannya. Sebuah cincin permata didalam Teddy Bear besar berwarna pink, warna kesukaannya. Apa lagi yang kurang?! Aku mencoba untuk kembali focus pada jalanku. Aku sudah tiba di pinggir jalan raya yang tidak terlalu ramai hari itu. aku melihat sebuah boneka Teddy Bear pink besar di tengah jalan. Itu boneka yang kuberikan pada Hye Rim! Aku ingin mengambilnya. Aku ingin menjelaskan kepada Hye Rim kalau dia salah paham. Dan aku sudah memberikan hadiah seperti yang dia minta. Lebih dari yang dia minta. Aku berlari untuk mengambil boneka itu. tapi tiba-tiba ada sesuatu yang sangat keras menabrakku. Aku masih bisa merasakan tubuhku terpental dan akhirnya terjatuh membentur jalan. Aku sudah tidak bisa melihat apa pun. Semua terlihat gelap. Tetapi muncul semua bayangan orang-orang yang aku cintai dan juga semua kenangan indahku. Rasanya ini adalah akhir dari segalanya.
[Hye Rim POV] Aku tersadar dari lamunanku. Aku berniat untuk pulang. Tapi saat aku berjalan pulang, semua orang berlarian menuju tengah jalan. Aku tidak menghiraukannya. Aku terus berjalan menuju rumah. Sesampainya di rumah aku langsung tertidur karena lelah. Semoga aku bisa melupakan semua ini.
            “Nunmurida marugi jone~” ah, itu pasti bunyi ponselku. Siapa sih pagi-pagi begini menelfon. Saat aku lihat layar hpku, tercantum nama Gyu Na, sahabat baikku. Dengan malas aku mengangkatnya. “Yeoboseyo. Ada apa kau menelfonku pagi-pagi begini?” “Hei! Kau tahu, ini sudah siang!!! Dan kau tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi?” “Ani. Memangnya ada apa?” “Aish, kau ini! Sebenarnya aku benci mengatakan ini dan aku tidak mau membuatmu sedih.” “Cepatlah~ katakana padaku apa yang sebenarnya terjadi!” “Kyuhyun tertabrak sebuah truk, dia terpental sangat jauh dan nyawanya tak bisa diselamatkan. Disampingnya terdapat boneka Teddy Bear besar berwarna pink. Apakah itu ada hubungannya denganmu?” “MWO?! Jinjjayo? Kau tidak berbohong kan? “Tentu saja tidak! Aku sangat serius kali ini Hye Rim!!!” seketika badanku lemas. Ponselku terjatuh. Aku langsung berlari menuju tempat kemarin. Tempat aku membuang boneka pemberian Kyuhyun. Aku masih bisa menemukannya. Boneka itu terdapat di pinggir jalan. Aku berlari dan langsung memeluk boneka itu erat-erat. aku tidak peduli dengan orang-orang di sekitarku yang memperhatikanku karena aku masih memakai piyama. Aku menangis. Sangat keras. Air mataku jatuh seakan-akan tak bisa berhenti. Aku menangis sambil memeluk boneka itu dengan erat. seerat yang aku bisa. “OPEN ME, OPEN ME” aku terkejut. Boneka itu mengeluarkan suara saat kupeluk. “OPEN ME, OPEN ME” selalu terdengar seperti itu. Akhirnya aku melihat di bagian perutnya terdapat sebuah kantung. Aku memasukkan tanganku dan menemukan sesuatu. Itu sebuah cincin! Berhiaskan permata. Sangat indah. Dan aku menemukan sebuah kertas. Saat aku membukanya, terdapat tulisan “WILL YOU MARRY ME?” ah, Kyuhyun apakah sebesar ini pengorbananmu? Maafkan aku telah salah paham. Maafkan aku karena telah menilai buruk dirimu. Maafkan aku telah menilaimu tak bisa mengerti perasaanku. Seharusnya aku yang mendapat predikat itu. Aku tak bisa mengerti maksudmu. Kau telah memberikanku hadiah lebih dari yang kuminta. Andai saja waktu dapat diulang, aku akan mencoba untuk mengerti perasaanmu. Dan bila itu terjadi, mungkin kau sudah ada disampingku saat ini. Dan aku tidak akan kehilanganmu. “CHO KYUHYUN, BOGOSHIPOYO~! Mianhae Oppa. Jeongmal Saranghae!!!” ucapku keras-keras sambil memeluk boneka pemberian Kyuhyun dan berharap ada keajaiban dan Kyuhyun tiba di sampingku.
 
 
-THE END-
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s