Ma Boy


Image

Genre : Romance

Cast :

–          Choi Siwon as Anjing

–          Kira as Meilinda

–          Other Cast

Author : @MeilindaPark

Suara deru ombak terdengar di telinga Kira sehingga membuatnya bangun dari tidur lelapnya. Dimana ini kenapa aku bisa disini, dimana Appa, Amma batin Kira. Kriuk kriuk…. cacing-cacing di perut Kira sudah demo minta diberi makan. Kira sangat-sangat lapar tapi disini tidak ada makanan apapun. Kira memutuskan mencarinya dihutan mungkin ada buah-buahan atau apapun yang bisa mengganjal perutnya.

Kira melihat ada pohon besar yang sudah berbuah. Sepertinya itu pohon Baobab, tunggu dulu baru pertama kali dia melihat pohon Baobab berbuah Strawberry dan baru pertama kali pula ia melihat buah Strawberry sebesar buah Apel. “Aigoo… rasanya manis dan segar”. Kira mengambil beberapa buah Strawberry itu kedalam tasnya untuk persediaan diperjalanan nanti. Kira melanjutkan perjalanannya ia harus mencari jalan keluar untuk pulang. Tidak mungkin ia tinggal di hutan ini selamanya.

“wah yeppeo” batin Kira saat melihat wanita didepannya. “anda siapa?”

“aku akan mengabulkan permintaanmu, tapi aku hanya bisa mengabulkan hewan yang kamu inginkan untuk menemanimu di hutan ini. Tapi aku punya satu syarat untukmu”

“syarat? Apa syaratnya”

“kau harus memberi semua buah-buah itu padaku”

“semuanya? Boleh aku membawanya dua atau tiga buah?”

“kau harus memberi semua buah-buahmu untukku” jawab wanita itu sembari tersenyum.

“ehm… baiklah kalau begitu, ini!” Kira memberi tas yang berisikan buah-buah yang ia petik tadi ke wanita itu dengan berat hati.

“hewan apa yang kau inginkan”

“ehm… anjing”

“baiklah aku akan mengabulkan permintaanmu” wanita itu menggerakkan jari-jarinya dan dengan seketika muncullah anjing.

Kira melanjutkan perjalanannya dengan anjing yang diberikan wanita tadi. Kira senang karena dia tidak sendiri lagi dihutan yang sepi ini. Kira tidak perlu merasa takut lagi karena ada anjing yang menemaninya.

“kau tau tidak tadi aku takut sekali sendirian dihutan ini untung ada kau yang menemaniku” Kira mencoba mengutarakan apa yang ia rasakan pada sang anjing.

“benarkah, aku juga senang bertemu denganmu” batin sang anjing.

“ah! bagaimana kalau aku memanggilmu siwon?” Kira berhenti dan menoleh kearah Siwon.

“siwon? nama yang bagus” batin Siwon sembari menjilat-jilat tangan Kira memberi isyarat bahwa ia menyukai nama pemberian Kira.

J J J J J

Kriuk kriuk…. lagi-lagi suara perut Kira berkumandang. Ia mencari Strawberry yang ia petik tadi di tasnya. Astaga semua buahnya kan sudah ia kasih kepada wanita tadi, lalu bagaimana sekarang perutnya lapar sekali. Kira terus-terusan memegang perutnya yang lapar. Siwon yang sadar tingkah Kira, menghampirinya dan menggonggong.

“apa kau tidak apa-apa”

“kau khawatir padaku ya? aku tidak apa-apa kok”

Tiba-tiba Siwon berlari menjauhi Kira. Mau kemana anjing itu. Kira mengikuti Siwon berlari. “Siwon ini apa?” Siwon hanya menggonggong dan berusaha membuka keranjang makanan itu dengan mulutnya. Kira yang melihat usaha Siwon pun berusaha membantu.

“wah ada coklat, ada muffin juga, wah kebetulan sekali aku lapar” Kira membawa semua makanan itu ke tasnya yah hitung-hitung untuk persediaan nanti kalau dia atau Siwon lapar lagi.

Siwon POV

Saat kami melanjutkan perjalanan tiba-tiba ditengah perjalanan dua ekor serigala menghampiri kami.

“apa yang akan kalian lakukan”

“tenang saja kita tidak akan menyakitimu, kami hanya menginginkan daging majikanmu”

“tidak akan kuberikan pada kalian, pergi kalian” aku berdiri didepan Kira, membuat pagar antara dua serigala itu dan Kira. Jujur aku tidak mau dia kenapa-kenapa. Bahkan aku rela menggantikannya untuk disantap dua serigala ini asalkan dia tidak kenapa-kenapa.

“jangan halangi kami, kami hanya menginginkannya kami benar-benar lapar”

“tidak akan pernah kuberikan dia pada kalian”

“baiklah kalau begitu” dengan seketika mereka berdua maju menghajarku. Salah satu dari mereka menggigit pundakku dan itu benar-benar sakit. Tapi aku gk boleh kalah dari mereka ini belum seberapa kalo aku kalah, mereka bisa menyantap Kira. Aku berusaha bangun membalas perbuatan mereka. Setiap kali aku berhasil mendorong dan menggigit mereka, mereka membalasku dua kali lipat. Rasanya semua tubuhku mati rasa aku udah gak kuat lagi untuk bangun. Aku melihat mereka menghampiri Kira yang ketakutan. Aku harus kuat, mereka gk boleh makan daging Kira. Aku memaksakan tubuhku untuk bangun entah dari mana tiba-tiba aku mendapat kekuatan untuk menyerang mereka sekaligus. Bruk…

End Siwon POV

Kira POV

            Siwon berhasil menyerang mereka sekaligus dia hebat. Brukk… tiba-tiba saja Siwon jatuh tepat didepanku. Astaga aku baru sadar diseluruh tubuhnya banyak sekali darah yang keluar. “Siwon bangun, kamu kenapa?” berkali-kali aku menggoyang-goyangkan tubuhnya tapi tetap saja dia tidak bangun.

“tunggu sebentar ya, aku akan menyembuhkan lukamu” aku mengambil kotak P3K-ku ditas, kebetulan aku selalu membawanya kemana-kemana. Aku membalut luka-lukanya dengan perban. “Dasar anjing bodoh ngapain nyelamatin aku kalo ujung-ujungnya aku sendirian dihutan ini”. Aku gk bisa menahan air mataku lagi mereka sudah mengalir deras dipipiku. Tiba-tiba seluruh badan Siwon mengeluarkan cahaya terang. Aku melihat namja tampan berdiri didepanku dan menyunggingkan seulas senyuman. Tunggu sebentar, tapi dimana Siwon. Saat aku sibuk mencari Siwon, kulihat namja itu tertawa.

“maaf apa yang anda tertawakan”

“apa kamu sedang mencari seekor anjing yang tubuhnya dibaluti banyak perban?” Omo bagaimana dia bisa tau.

“hahah… dia ada didepanmu sekarang” apa yang namja ini katakan, apa dia orang gila? ternyata dihutan seperti ini ada juga orang gila.

“apa kau gila? Kau itu namja tampan, kenapa mengaku sebagai anjing”

“kau tidak percaya? lihat ini!” laki-laki itu membuka bajunya memperlihatkan balutan-balutan perban di seluruh badannya. Aigoo. Perban-perban itu. Aku tidak salah liat kan aku tidak bermimpi kan. Dia benar-benar Siwon.

“Siwon?” aku berlari kearahnya dan memeluknya erat.

“auw… walaupun aku jadi manusia bukan berarti luka-lukaku sembuh. Jangan memelukku seperti ini”

“Jweisonghamnida. Tapi kenapa…” belum selesai bicara mulutku sudah dikunci dengan bibirnya.

“karena air matamu yang tulus itu aku bisa menjadi manusia lagi”

“maksudmu…” lagi-lagi belum selesai aku bicara Siwon kembali menciumku. Menciumku dengan penuh cinta. Dasar deulge.

End Kira POV

END

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s