Gara Gara Kecantikan Heenimppa.


Tokoh: Aku (Tifanyy)(snsd)
         :Heenim (Heechul)(superjunior)
“Pacar kamu  cantik banget sih?” “Iya! Padahal cowok!” “kamu  normal gak sih?” “tau! Suka sama cowok kaya gitu^” itu lah yg terus ada di pikiran ku, ejek2an teman ku kepada Heenim yang memiliki muka sangat cantik sebagai lelaki, apaitu salah? Menurut ku tidak. Bahkan teman teman heenim pun tidak terganggu dengan kecantikan nya. “Chul oppa!” Teriak ku pada heenim di sebrang sana “Ne? Waeyo noona?” Heenim menghampiri ku. “Aku ingin bicara dengan oppa” “Ne, bagai mana di taman itu?” aku hanya mengangguk. “Ada apa?” “Aku tau, kita sudah pernah membicarakan hal ini berkali kali—” “Tentang kecantikan ku?” “Iya, aku dibilang tidak normal oleh mereka, mereka kira kau ini perempuan” “Aku sudah capai membicarakan tentang ini, kalau kau tidak suka dengan ku, silah kan kau putus kan aku,,” “Tidak, bukan begitu hanya saja..” “apa?”Heenim berbalik dan meninggalkan ku. “SA-RANG-HE-YO KIM-HEE-CHUL!!!!”. Aku berteriak dari kejauhan.dia tidak memerhatikan ku. Aku pun pulang dengan perasaan campur aduk. Apaini semua salah ku? Aku yang tidak bisa menerima heenim oppa dengan apa adanya? Apa aku egois? Pertanyaan itu muncul di benakku dan membuat ku terlamun. KRING!! Bunyi nada sms handphone ku melepas kan ku dari lamunanku. “Emm, Tif, ketemuan yuk?” pesan dari teman ku Seohyun. Pasti membicarakan heenim lagi. “Untuk apa eon?” “Ehmm, hanya makan saja” “Ne.” aku berangkat dari rumah ku sesuai waktu yg di janji kan. “Annyeong seohyun, udah lama?” tampak seohyun membawa kyuhyun disamping nya, “Mm, belom kok” “ooh okay” aku menarik kursi dan memesan makanan. “Kyuppa, kamu ‘Gentle’ bgt siihh.” tampak seperti sindiran untuk ku. “Tif, kamu cari pacar yang gentle juga dong, jangan kayak heenimppa! ” “Aku sudah tau maksud Eon mengajak aku disini! Pasti membicarakan Heenimppa lagi! Walau heenimppa seperti itu tapi aku
mencintai nya tulus!” Aku pergi dari meja SeoKyu dengan perasaan kesal.aku hanya bisa mengurung diri di kamar, memikirkan heenimppa. Salah kah aku memilih dia? Heenimppa kan untuk hidup ku, kenapa eon yg mengatur? Pertanyaan itu muncul lagi dan membuat ku bingung dan terlelap. -Besoknya di sekolah- “Kau melihat Heenimppa?” “Mianhe eon, aku gak liat” “Mian, Wonppa, oppa lihat heenimppa?” wonppa menggeleng. Dimana kamu Heenimppa?:( “Haeppa, mian, Oppa liat Heenimppa?” “Heenim hyung? Oh ada di kelas” “GAMSAHAMNIDA OPPA!” aku bergegas lari ke kelas Heenimppa. Tapi dimana dia? Tidak ada tanda tanda anak berambut panjang. “Unnie yoona, kamu melihat Heenimppa?” “ah? Heenimppa? Itu diujung” aku melihat ke ujung, tidak , itu bukan heenim, bukan! Aku menghampiri nya “Oppa itu, heenimppa?” “Tifanny noona? Ada apa? ” “Kenapa gaya mu begini?” “Bukan kah ini gaya yg di ingin kan teman mu?” “Oppa, aku sadar, aku salah, aku terima oppa apa adanya, aku sayang oppa, sarangheyo oppa!!” kata ku mulai menangis. “apa bukti kau mencintaiku?” aku pun memeluk Heenimppa. “Aku cinta kau juga Tiffany”. Dan heenim membalas pelukan ku.
—END—
(Twitter : @Ssheeriinna)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s